Khanifudin's Blog

Mudah tidaknya hidup ini hanyalah masalah sudut pandang..

John Tyndall, Pionir Kimia Lingkungan (1820-1893)

Dikutip dari artikel karya  Silvia Iskandar pada 06-10-2003

~Dan matahari akan terbit di sebuah pulau
yang berada dalam cengkeraman es.~

Demikian ramal John Tyndall, ilmuwan Irlandia
yang banyak mencipta, tapi sering tak dapat nama

Membunuh bakteri dalam susu, disebut Pasteurisasi
Namun Tyndalisasi di Prancis lebih digemari
Tyndall-lah yang pertama memikirkan ini
Seabad sebelum Alexander Flemming menemukan penicillin
Tyndall sudah menjelaskan kerja jamur ini
Menghasilkan zat antibiotik, menghambat tumbuhnya bakteri

2 Agustus 1820, lahir di keluarga tak berada
tapi ilmu dan pendidikan,
hal yang penting bagi orang tuanya
Dari guru yang terkenal sepelosok desa,
ia belajar Inggris dan matematika,
Walaupun tak mudah untuk ayahnya
Menanggung biaya sekolah swasta

Juga bagaimana menjadi surveyor
Suatu profesi yang sedang naik pamor
Mengukur, mendata tanah dan rawa
Membuat denah dan peta yang berguna
Info akurat tak ternilai harganya
Juga cikal bakal ketrampilannya
kelak dalam penelitiannya

Abad ke-19, perubahan di sana-sini
Inggris dalam era Revolusi Industri
Tamat sekolah, ia jadi pegawai negeri
Irish Ordnance Survey, di situ ia mengasah diri
Rel kereta api di seluruh negeri ia geluti
Inggris pun dihias rantai besi, urat nadi industri

Selesainya boom rel kereta tahun 1847
Membuat Tyndall beralih profesi jadi guru
Lab praktik ilmiah pertama di Inggris,
ia bentuk berdua dengan kimiawan Edward Frankland
Kemudian mereka meninggalkan Inggris,
menimba ilmu di Marbury University, Jerman

Di sini ia memulai penelitian diamagnetis
juga kristal dengan sifatnya yang optikal magnetis
Hasil-hasil penelitiannya pun mulai membuat namanya
dikenal para cendekiawan Jerman ternama

Kembali ke Inggris tahun 1851
Ia hampir tak punya uang di saku
Menerjemahkan dan me-review literatur ilmiah asing
Memberinya nafkah sekeping dua keping
Sekaligus memberinya kesempatan
berhubungan dengan orang-orang pandai
siapa lagi kalau bukan para ilmuwan
salah satunya fisikawan Michael Faraday

Memasuki usianya yang ke-39,
ia mulai meneliti radiasi panas
Uap air, yang membentuk awan,
ozon, hidrokarbon dan gas CO2

Dengan spectrophotometer rakitannya
Ia mengukur daya serap gas-gas di udara
Ozon, hidrokarbon dan karbon dioksida
Menyerap panas lebih dari gas lainnya

Namun yang terbesar dari semuanya
Uap air yang menyelimuti bumi
Ditulis jelas dalam catatannya
Betapa kita berhutang budi :

Uap air adalah selimut yang begitu penting bagi hidup tanaman di tanah Inggris,
lebih penting dari baju bagi seorang gentleman.
Tanpa uap air yang menyelubungi seluruh pelosok negeri ini,
satu malam saja, satu malam musim panas,
semua tumbuhan akan mati beku.
Hangatnya tanah dan kebun kita akan tercurah ke angkasa
tanpa pernah kembali lagi,
dan matahari akan terbit di sebuah pulau
yang berada dalam cengkeraman es.

Catatan:
Mingkin selama ini kita sering mendengar yang buruk-buruk tentang efek rumah kaca, dan bagaimana bumi makin lama makin panas, membuatnya menjadi planet yang makin sulit didiami. Tapi sebenarnya green house effect, efek rumah kaca ini jugalah yang membuat kita bisa terus hidup. Gas-gas yang berada di atmosfer punya kemampuan berbeda-beda dalam menyerap panas seperti yang telah terukur oleh spectrophotometer Tyndall. Gas-gas yang punya daya serap panas yang tinggi disebut gas-gas rumah kaca karena menyelubungi kita, menyimpan dan menyegel panas matahari sehingga kita tetap hangat pada malam hari.

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: