Khanifudin's Blog

Mudah tidaknya hidup ini hanyalah masalah sudut pandang..

Sistem Muscularis

Kali ini kita akan membahas tentang Sistem Muscularis atau sistem otot yang ada pada manusia.

OTOT
Otot adalah efektor yang berfungsi untuk pergerakan. Otot merupakan salah satu dari 4 jenis
jaringan dan jaringan otot dikombinasikan dengan saraf, pembuluh darah, dan jaringan
penghubung lainnya. Jaringan Otot sangatlah kompleks.

Karakteristik Jaringan Otot

1. Excitability
Yaitu kemampuan untuk menerima dan menanggapi rangsangan.
 Pada otot rangka, stimulus adalah neurotransmitter (sinyal kimia) yg dikirim oleh
neuron (sel saraf).
Pada otot polos, stimulus bisa menjadi neurotransmitter, hormon, peregangan ,pH,
Pco2
, or Po2
. (simbol  berarti “perubahan”)
 Pada otot jantung, rangsangan bisa menjadi neurotransmitter, hormon, atau
peregangan.
Respon adalah generasi dari sebuah impuls listrik yang bergerak sepanjang membran plasma
sel otot.
2. Contractility
Yaitu kemampuan otot untuk memendek dan lebih pendek dari ukuran semula, hal ini terjadi
jika otot sedang melakukan kegiatan.
3. Extensibility
Yaitu kemampuan otot untuk memanjang dan lebih panjang dari ukuran semula
4. Elasticity
Yaitu kemampuan otot untuk kembali ke bentuk semula

Fungsi Otot
1. Sebagai Alat Gerak
 Gerakan bagian tubuh dan lingkungan
 Gerakan darah melalui jantung dan pembuluh peredaran darah.
 Gerakan getah bening melalui pembuluh limfatik
 Gerakan makanan (dan, kemudian, limbah makanan) melalui saluran pencernaan
 Gerakan keluar empedu dari kandung empedu dan masuk ke saluran pencernaan
 Gerakan air seni melalui saluran kemih
 Gerakan semen melalui saluran reproduksi laki-laki dan saluran reproduksi wanita
 Gerakan bayi yang baru lahir melalui jalan lahir

2. Pemeliharaan postur
Kontraksi otot terus-menerus memungkinkan kita untuk tetap tegak. Otot-otot leher
Anda adalah penjaga kepala Anda. Ketika Anda berdiri, otot kaki Anda membuat
Anda menapak pada dua kaki.
3. Thermogenesis
Generasi panas. Terjadi melalui menggigil – suatu kontraksi spontan dari otot rangka.
4. Stabilisasi sendi
Otot menjaga tendon yang melintasi sendi bagus dan tegang. Ini melakukan pekerjaan
yang indah menjaga integritas bersama.

Sistem Muscularis pada Invertebrata
Flagel merupakan organel lokomotorik pad protozoa yang paling dominan. Flagel bergerak
seperti perahu. Flagel lebih panjang daripada silia. Panjangnya mencapai 312 mikrometer dan
diameternya adalah 1020 mikrometer.
Silia merupakan proyeksi sitoplasmatik, diselubungi lipatan membrana sel, disokong
filament/fibril mikrotubuler. Selain sebagai alat gerak, silia juga mempunyai fungsi tambah,
yaitu sebagai alat pencari makan (pada Paramaecium), alat pembersih (pada anemon), alat
sirkulasi (pada Annelida).
Teori gerakan Silia
 Teori pasif (Schafer): bahwa gerak silia karena gerakan air
 Teori aktif (Heidenhain): bahwa gerakan silia karena ada elemen kontraktil yang
aktif.

Aktifitas Plasmosol dan Plasmogel.
Kedua aktifitas tersebut terjadi pada Amoeba. Amoeba mempunyai pseudopodium yang
merupakan pemanjangan sel protoplasma. Proses terjadinya pemanjangan plasma adalah
bagian plasma yang kental (plasmogel) mencair secara berkala menjadi plasmosol sehingga
memudahkan dalam bergerak dan menjadikannya lebih panjang. Jadi, plasmogel adalah
endoplasma yang kental saat Amoeba nengalami proses pemanjangan. Plasmosol adalah
bentuk cair dari plasmogel.

Untuk lebih jelasnya dapat di download disini

Sistem Muscular

Bagi yang ingin lebih ringkas

SISTEM MUSCULARIS

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: